Siapa yang Butuh Valentine? Para Penjual.
Bagaimana sejarahnya, dan bagaimana bisa sebuah hari yang dalam catatan saya,
bukan hari besar agama apapun, bukan dari keyakinan manapun bisa eksis.
Dalam pandangan saya, makin ditolak makin eksis.
Siapa pengemasnya? Para penjual. Mereka butuh tema, Desember bertema Natal, Januari
bertema semangat tahun baru Masehi. Bulan Puasa bertemakan keluarga sakinah yang taat
berbuka puasa (dengan produk mereka: sehat, menyegarkan, manis, penyambung silaturahim dsb),
Agustus hari Kemerdekaan, Juni-Juli liburan anak-anak dan seterusnya. Februari? Kasih-sayang.
Eh, dan media: 10 cara mengungkap Kasih-Sayang di bulan Februari, 5 Lokasi Romantis, dsb.
Sudah tahu, mengapa semakin eksis?
tinggalkan komentar